Inilah 5 Kesalahan Pembeli Jasa Tukang Galvalum

Anda selaku konsumen/pembeli berhak untuk memilih aplikator/tukang baja ringan galvalum yang Anda percaya untuk memasang rangka atap baja ringan galvalum sesuai dengan keinginan Anda.
Akan tetapi selaku konsumen, sebaiknya Anda tahu Inilah 5 Kesalahan Pembeli Jasa Tukang Galvalum yang banyak terjadi untuk dihindari :
  1. Meminta aplikator / tukang baja ringan galvalum untuk menambah ganjal/tumpuan pada area tengah kuda-kuda, dengan asumsi "akan menambah kekuatan" kuda-kuda baja ringan galvalum.
    Tumpuan kuda-kuda baja ringan galvalum titik nol ring
    Tumpuan kuda-kuda baja ringan galvalum titik nol ring

    Posisi bracket menjepit kuda-kuda baja ringan galvalum
    Posisi bracket menjepit kuda-kuda baja ringan galvalum
    Kuda-kuda baja ringan galvalum sangat berbeda karakteristiknya dengan kayu, baja berat WF ataupun beton (baca : Keunggulan Galvalum). Kuda-kuda baja ringan galvalum bertumpu dengan kuat pada ke dua titik nol ujung kuda-kuda, tetapi cukup fleksibel dengan toleransi defleksi material yang diijinkan untuk menerima beban penutup atap/genteng pada bracket / sepatu yang ditanam dengan dynabolt diatas ring beton bangunan. Karena sifat kuda-kuda baja ringan galvalum tidak benar-benar sangat kaku, maka saat menerima beban dia mampu bersifat seperti pegas baja (kontruksi akan turun sangat sedikit dengan posisi yang stabil - sifat springback). Maka akan membahayakan jika kuda-kuda baja ringan galvalum diberi tumpuan tambahan pada area tengah kontruksi (misalkan diatas ring cor kamar) karena akan memberikan gaya tekanan keatas, yang dapat menyebabkan kuda-kuda bagian bawah (bottom) tertekan keatas, dengan efek samping batang bottom kuda-kuda baja ringan galvalum bisa melintir, bahkan tertekuk sampai kondisi terjelek yaitu putus. Jadi penggunaan kuda-kuda baja ringan galvalum cukup hanya dengan dua tumpuan saja pada titik nol beban. JIKA PENEMPATAN TUMPUAN BAJA RINGAN GALVALUM TIDAK PADA TITIK NOL BEBAN, akibatnya seperti gambar dibagian akhir posting ini (dikerjakan bukan oleh aplikator/tukang spesialis baja ringan galvalum). 
  2. Menggunakan tukang sipil/bangunan umum untuk pekerjaan baja ringan galvalum. Aplikator/tukang baja ringan galvalum merupakan spesialisasi pekerjaan, karena dibutuhkan kemampuan untuk mendisain dan merencanakan bentuk atap, menghitung kekuatan material konstruksi sampai dengan menghitung kebutuhan baja ringan galvalum. Jelas tidak sama dan tidak akan sama dengan tukang bangunan biasa. 
    Apliaktor/Tukang spesialis baja ringan galvalum
    Apliaktor/Tukang spesialis baja ringan galvalum
  3. Perubahan permintaan saat pelaksanaan. Saat kami / aplikator baja ringan galvalum menerima order  kami akan survey terlebih dahulu (baca : Data Awal Survey Atap), kami akan menggali informasi untuk pertimbangan mulai dari bentuk akhir bangunan / atap yang Anda inginkan (baca : Mengenal Bentuk Dasar Atap Rumah), jenis penutup atap  / genteng yang akan digunakan (baca : Pilihan Jenis dan Bahan Genteng) sampai pada kesepakatan harga. Jika saat pelaksanaan Anda menginginkan perubahan, maka secara otomatis perhitungan sebelumnya yang telah disepakati akan berubah. Karena tiap perubahan (bentuk atap ataupun jenis genteng) akan mempengaruhi dari disain dan perhitungan material baja ringan galvalum. Perubahan Bentuk Atap akan langsung berpengaruh pada kebutuhan material C baja ringan galvalum, sedangkan jenis genteng akan berpengaruh pada jarak reng baja ringan galvalum, apalagi jika bobot / berat genteng pengganti lebih besar, tentu akan membutuhkan material C baja ringan galvalum yang lebih banyak.
  4. Menganggap harga termurah kualitas sama. Saat persaingan bisnis pemasangan atap baja ringan galvalum meningkat, maka yang diuntungkan adalah para konsumen, karena pemborong/aplikator/tukang baja ringan galvalum yang tidak memiliki koneksi yang bagus, cenderung untuk menjatuhkan harga, sehingga persaingan tidak sehatpun bisa muncul. Asal dapat order job maka segala cara untuk menekan harga jual pasang atap baja ringan galvalum dilakukan, entah dengan mengganti/mencampur merk baja ringan galvalum, ukuran/tebal dari baja ringan galvalum sampai dengan mengatur jarak antar kuda-kuda dan jarak webnya. Sangat riskan sekali jika demikian, karena yang beresiko juga Anda sendiri sebagai konsumen.
  5. Mengabaikan garansi. Pemborong/aplikator baja ringan galvalum umumnya memberikan garansi jaminan perawatan/garansi kontruksi (material) sampai dengan 10 tahun sesuai dengan ketentuan produsen baja ringan galvalum, tetapi tidak akan berlaku untuk kejadian force major / bencana alam (longsor, gempa, kebakaran dll) ataupun kerusakan akibat bagian bawah konstruksi (tembok roboh, ring bangunan patah dll).
Contoh riil dari yang kami sampaikan di atas adalah pada gambar dibawah ini, merupakan perpaduan permasalahan : tumpuan kuda-kuda bukan pada titik nol, mencampur jenis ketebalan dan merk baja ringan galvalum dan tukang yang bukan spesialis galvalum serta tidak ada garansi. Gambar ini disalah satu SMK di Kabupaten Malang, yang kami survey untuk mengatasinya.
Inilah 5 Kesalahan Umum Konsumen Baja Ringan Galvalum
Kesalahan kontruksi di salah satu SMK Kab Malang


Tampak bagian bawah kuda-kuda baja ringan galvalum (bottom) sudah melengkung dan sangat membahayakan, apalagi dibawah adalah ruang kelas yang aktif digunakan.
Demikian tadi posting berjudul "Inilah 5 Kesalahan Pembeli Jasa Tukang Galvalum", semoga menjadi tambahan pengetahuan Anda.

Bagaimana pendapat Anda ? 
jika kurang jelas silahkan hubungi kami 

Share:
Back to Top